Kultum Pada hari ke 18 Ramadhan 1438 H bertepatan dengan tanggal 13 Juni 2017 Featured

Jun 14, 2017 Written by  Read 151 times
Rate this item
(0 votes)

Kegiatan Ramadhan 1438H Mushalla Al_Mizan Pengadilan Agama Banyuwangi  

Semaraknya Ramadhan 1438H di Mushalla Al_Mizan Pengadilan Agama Banyuwangi   begitu terasa saat shalat dhuhur dan shalat Ashar berjamaah, usai shalat dluhur  dilaksanakan Kultum (kuliah tujuh belas menit) yang diisi oleh para Pegawai Pengadilan Agama Banyuwangi khususnya para hakim dengan jadwal yang sudah dibuat oleh ta’mir dengan materi yang sudah ditentukan.

Pada hari ke 18 Ramadhan 1438 H bertepatan dengan tanggal 13 Juni 2017 kultum diisi oleh Al Mukarram Bpk Drs H. Moh Hifni , MA. Dengan membawakan judul “Sempurnakan Puasamu Dengan Iktikaf”

Dalam paparannya beliau menyampaikan sebagai berikut :

 

Ulama besar Ibnul Qayyim rahimahullāh Ta'āla di kitab Za'adul Ma'ād. beliau mengatakan bahwasanya: "Hakikat i'tikaf adalah khalwah dengan Allāh Subhānahu wa Ta'āla  yang artinya bersepi-sepi, berduaan hanya dengan Allāh Subhānahu wa Ta'āla tinggalkan semua kesibukan dan urusan duniawi.

Hati setiap manusia memerlukan saat-saat untuk mengadu kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla, saat-saat dimana kita bermunajat kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla, kondisi dimana tidak ada yang mengganggu antara kita dengan Allāh Subhānahu wa Ta'āla. . Oleh karena itu, saat i'tikaf di masjid kita sebaiknya melakukan ibadah-ibadah individual dimana tidak diganggu orang, tidak ada orang datang mengajak ngobrol, tidak ada orang yang lewat hilir mudik, sehingga bisa maksimal dalam bermunajat dan berdua dengan Allāh Subhānahu wa Ta'āla. . Ini merupakan satu hal yang hendaknya disadari oleh setiap orang yang di bulan Ramadhān ini yang berniat untuk menjalankan sunnah ber i'tikaf di 10 hari terakhir di bulan Ramadhān. Saat itulah kita bisa bermuhasabah tentang amal kita apakah sekiranya diterima Allah atau tidak, dosa-dosa yan g kita perbuat apakah kita sudah memohon ampunan dengan sungguh-sunguh dan tidak mengulangi, tentang umur kita apakah sudah kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Dengan upaya iktikaf yang sungguh-sungguh maka manusia akan mencapai  kesucian jiwa dan raga dengan tahapan tahapan yang  dalam ilmu tasawuf dikenal dengan takhalli (pengosongan diri dari sifat sifat tercela), tahalli (menghiasi diri dengan sifat sifat terpuji), tajalli (terungkapnya nur ghaib bagi hati yang telah bersih sehingga mampu menangkap cahaya ketuhanan);

·       Takhalli berarti membersihkan diri dari sifat sifat tercela, dari maksiat lahir dan maksiat bathin/jiwa. Sifat sifat yang mengotori jiwa manusia itu adalah seperti dzalim, bakhil, berbuat dosa besar, berlaku sia sia, berlebih lebihan dalam segala hal, bermegah megah, khianat, dendam, dengki, dusta, kufur ni’mat, bunuh diri, ria, mencuri, sombong dsb.

         Firman Allah Qs Asy-syams 9-10 yang berbunyi:

 

قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا، وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا

 

Artinya: Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,

              Dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya 

 

·       Tahalli adalah upaya menghiasi diri dengan akhlak terpuji yaitu menghiasi diri dengan jalan membiasakan diri dengan perbuatan baik. Berusaha agar dalam setiap gerak perilaku selalu berjalan diatas ketentuan agama, baik kewajiban yang bersifat luar maupun yang bersifat dalam. Kewajiban yang bersifat luar adalah kewajiban yang bersifat formal, seperti sholat, puasa, dan haji. Adapun kewajiban yang bersifat dalam, contohnya yaitu iman, ketaatan, dan kecintaan kepada Tuhan.

Firman Allah Q.S An Nahl: 90 yang berbunyi:

 

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ 

 

Artinya: Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) Berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi       kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.[

 

·        Tajalli ialah hilangnya hijab dari sifat sifat kebasyariyyahan (kemanusiaan), jelasnya nur yang sebelumnya ghaib, dan fananya segala sesuatu ketika tampaknya wajah Allah terungkapnya nur ghaib  dengan kesadaran dan rasa cinta dengan sendirinya akan menumbuhkan rasa rindu kepada Allah SWT.

firman Allah, Q.S An Nur: 35 yang berbunyi:

 

اللَّهُ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ

 

Artinya:  Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi 

 

Pada akhir kultum beliau mengajak jamaah agar perlu mengadakan latihan latihan jiwa, berusaha membersihkan dirinya dari sifat sifat tercela, mengosongkan hati dari sifat sifat madhmumah, dan melepaskan segala sangkut paut dengan dunia. Setelah itu mengisi dirinya dengan sifat sifat terpuji, segal tindakannya selalu dalam rangka ibadah, memperbanyak zikir, dan menghindarkan diri dari segala yang dapat mengurangi kesucian diri baik lahir maupun bathin. Seluruh hati semata mata di upayakan untuk memperoleh tajalli dan menerima pancaran nur ilahi. Apabila Tuhan telah menembus hati hambanya, dengan nur NYA maka berlimpah ruahlah karunia NYA. Pada tingkat ini seorang hamba akan memperoleh cahaya yang terang benderang dan dadanya lapang. Pada saat, jelaslah segala hakikat ketuhanan yang selama ini terhalangi oleh kekotoran jiwa yang dapat ditempuh dengan dua usaha,  pertama mulazamah, yaitu selalu berzikir. Kedua mukhalafah, selalu menghindarkan diri dari segala sesuatu yang dapat melupakan NYA. Keadaan ini dinamakan safar kepada Allah  yang merupakan  pendekatan dari keduanya. Hal tersebut sebagaiman firman Allah Q.S Qaaf: 16, yang berbunyi:

وَلَقَدْخَلَقْنَاالْإِنْسَانَوَنَعْلَمُمَاتُوَسْوِسُبِهِنَفْسُهُۖوَنَحْنُأَقْرَبُإِلَيْهِمِنْحَبْلِالْوَرِيدِ

 

Artinya:  Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,

Wallahu a’lam bis shawab

------------------------------------------------------  ben ------------------------------------------------------

 

Login to post comments
Pendapat Anda tentang website ini ?
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
Total Votes:
First Vote:
Last Vote:
 
Pendapat Anda tentang Pelayanan Pengadilan Agama Banyuwangi ?
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
Total Votes:
First Vote:
Last Vote:
 
HomeBeritaBerita KegiatanKultum Pada hari ke 18 Ramadhan 1438 H bertepatan dengan tanggal 13 Juni 2017 Top of Page

Lastest News

Lastest Media

Zo2 Framework Settings

Select one of sample color schemes

Google Font

Menu Font
Body Font
Heading Font

Body

Background Color
Text Color
Link Color
Background Image

Top Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Header Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Mainmenu Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Slider Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Scroller Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Mainframe Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Bottom Scroller Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Bottom Scroller Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Bottom Menu Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Bottom Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image
Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image