Satrio

Satrio

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Monday, 19 December 2016 03:11

Jangan Ajari Kuda Berbicara

Oleh: Abdul Manaf

Gegera kuda berbicara, maka rumah tangga pasangan harmonis itu mengalami konflik hebat. Alkisah, ada suami isteri yang hidup sederhana. Dengan perjalanan waktu, mereka mendapatkan karunia harta yang cukup. Sekarang kehidupan mereka sekeluarga menjadi serba ada. Namun, hobi sang suami berkuda sejak muda tidak pernah ditinggalkannya.

Suatu hari, sepulang dari menonton lomba pacuan kuda, sang suami duduk santai di beranda rumahnya yang asri. Tiba-tiba, sang isteri cemberut mendatangi suaminya. “Kenapa kamu isteriku? Kenapa kelihatan kesal seperti itu?” “Lihat ini!” jawab isterinya sambil menyodorkan secarik kertas kecil yang didapatkan dari saku celana suaminya, bertuliskan  ATINAW nama seorang wanita. “Oh, itu nama kuda yang aku jagokan di perlombaan tadi siang,” jawab suaminya tenang, sekalipun hatinya cukup kaget juga. Akhirnya, isterinya kembali tenang dan meminta maaf kepada suaminya.

Selang beberapa lama, ketika malam mulai menyelimuti rumah mereka, sang isteri kembali mendatangi suaminya dengan amarah yang tidak terkendali. “Kenapa lagi isteriku?” tanya sang suami berusaha menenangkan. “Tuh barusan kudamu bernama ATINAW menelepon untuk mencarimu!”

Berumah tangga harus berangkat dari visi dan misi, juga niat dan tujuan yang baik. Seorang beriman harus mendasarkan semua niat dan tujuannya adalah mencari ridha Allah SWT. Tidak terkecuali, di dalam berumah tangga. Sehingga sumber konflik seperti fragmen kuda diatas, akan mudah untuk dijauhi.

Berumah tangga karena Allah, semua yang dihadapi di dalam dinamika rumah tangganya akan berbuah pahala dan kebaikan. Suami yang pandai berterima kasih kepada isterinya, akan melahirkan sikap hormat dan patuh sang isteri kepadanya. Pun demikian, isteri yang pandai berterima kasih kepada suaminya, akan melahirkan sikap hormat dan sayang sang suami kepadanya.

Suami adalah ladang amal dan ibadah bagi isterinya. Demikian juga, isteri merupakan ladang amal dan ibadah bagi isterinya. Suami yang sabar dengan kekurangan isterinya, akan mendulang banyak pahala dari Allah SWT. Isteri yang sabar dengan kekurangan suaminya, akan meraih banyak kebaikan dari Allah SWT. Karena kelebihan masing-masing pasangan akan melengkapi kekurangan mereka masing-masing.

Ketika suami mendapati keadaan isterinya yang mengecewakan hatinya, maka dia buru-buru mencari seribu alasan untuk bisa memaafkan kesalahan isterinya. Ketika isteri menemukan kesalahan suaminya, maka buru-buru dia mengorek-ngorek kebaikan-kebaikan yang pernah diberikan oleh suaminya untuk dirinya, akhirnya isteripun akan dengan ikhlas memaafkan suaminya. Itulah suasana keluarga yang akan mendapatkan berkah dari Allah SWT dalam berumah tangga dari dunia sampai akhirat. [bm]

Wednesday, 21 September 2016 03:02

KORUPSI WAKTU ADALAH KORUPSI UANG*

Oleh: Syaiful Annas

(Hakim PA Batulicin, Kalsel)

1. Pendahuluan

Banyak diskusi tentang korupsi yg dilakukan dikalangan elit maupun pemangku kekuasaan di sana, hal ini membuat orang-orang yang menyaksikan melalui berita di media turut mengkritik bahkan yang ironisnya sampai ikut dalam menjustifikasi. Sadarkah kita bahwa di sekeliling kita banyak kecenderungan korupsi atau bisa jadi secara tidak sadar telah kita telah memiliki perilaku korup.

Dalam Kamus Bahasa Indonesia, korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain, [1] oleh karena itu pemahaman korupsi sering dinisbatkan dengan money (uang).

Korupsi menunjukkan kerusakan atau penyimpangan. Istilah korupsi menyiratkan bahwa ada tindakan penyimpangan dari fungsi atau kondisi standar alami atau normal. Ketika berbicara tentang seseorang menjadi korup, yang dimaksud adalah mereka telah melanggar aturan, norma-norma dasar etika sehingga tidak ada satupun alasan untuk membenarkan tindakan ini.


* Tulisan sederhana ini dibuat atas diskusi ringan dengan Hakim Tinggi Pengawas Bidang PA Batulicin (Drs. H. A. Muzakki, M.H.) seputar memahami waktu dan korupsi dalam dunia kerja, yang kemudian oleh penulis diuraikan sedemikian rupa agar pemikiran beliau secara komprehensif dapat diketahui dan dipahami bersama.

[1] lihat http://kbbi.web.id


Selengkapnya KLIK DISINI

Monday, 19 September 2016 06:07

Prospek SIPP di Peradilan Agama

 

 

 

Ribuan hakim dan pegawai di lingkungan peradilan agama yang jadi pengguna Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) saat ini dihadapkan pada dilema yang sama. Di satu sisi, mereka diharuskan menggunakan SIPP sebagai alat bantu pengadministrasian perkara. Di lain sisi, alat bantu tersebut belum sepenuhnya bisa diandalkan, karena fungsi-fungsi dan kegunaannya masih terbatas.

HomeBeritaBerita UmumSatrio Top of Page

Lastest News

Lastest Media

Zo2 Framework Settings

Select one of sample color schemes

Google Font

Menu Font
Body Font
Heading Font

Body

Background Color
Text Color
Link Color
Background Image

Top Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Header Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Mainmenu Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Slider Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Scroller Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Mainframe Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Bottom Scroller Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Bottom Scroller Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Bottom Menu Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image

Bottom Wrapper

Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image
Background Color
Modules Title
Text Color
Link Color
Background Image