Prosedur Berperkara Kasasi

Langkah-langkah yang harus dilakukan Pemohon Kasasi :
- Mengajukan permohonan kasasi secara tertulis atau lisan melalui Pengadilan Agama/Mahkamah Syari’ah
yang memutus perkara dalam tenggang waktu 14 (empat belas) hari sesudah penetapan/putusan
Pengadilan Tinggi Agama/Mahkamah Syari’ah Provinsi diberitahukan kepada Pemohon (Pasal 46 ayat (1)
Undang Undang No. 14 tahun 1985 yang telah diubah dengan Undang Undang No. 5 tahun 2004). - Membayar biaya kasasi (Pasal 46 ayat (3) Undang Undang No. 14 tahun 1985 yang telah diubah dengan
Undang Undang No. 5 tahun 2004). - Panitera pengadilan tingkat pertama memberitahukan secara tertulis kepada pihak lawan, selambat-
lambatnya 7 hari setelah permohonan kasasi terdaftar. - Pemohon kasasi wajib menyampaikan memori kasasi dalam tenggang waktu 14 (empat belas) hari setelah
permohonannya didaftar (Pasal 47 ayat (1) Undang Undang No. 14 tahun 1985 yang telah diubah dengan
Undang Undang No. 5 tahun 2004). - Paniterapengadilan tingkat pertama memberitahukan dan menyampaikan salinan memori kasasi kepada
pihak lawan dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sejak diterimanya memori kasasi (Pasal
47 ayat (2) Undang Undang No. 14 tahun 1985 yang telah diubah dengan Undang Undang No. 5 tahun
2004). - Pihak lawan dapat mengajukan surat jawaban terhadap memori kasasi kepada Mahkamah Agung
selambat-lambatnya dalam tenggang waktu 14 (empat belas) hari sejak tanggal diterimanya salinan memori
kasasi (Pasal 47 ayat (3) Undang Undang No. 14 tahun 1985 yang telah diubah dengan Undang Undang
No. 5 tahun 2004). - Panitera pengadilan tingkat pertama mengirimkan berkas kasasi kepada Mahkamah Agung selambat-
lambatnya dalam tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterimanya memori kasasi (Pasal 48 Undang
Undang No. 14 tahun 1985 yang telah diubah dengan Undang Undang No. 5 tahun 2004). - Panitera Mahkamah Agung mengurumkan salinan putusan kepada Pengadilan Agama/Mahkamah Syari’ah
untuk selanjutnyadisampaikan kepada para pihak. - Setelah putusan disampaikan kepada para pihak maka panitera :
- Untuk perkara cerai talak :
- Memberitahukan tentang penetapan hari sidang penyaksian ikrar talak dengan memanggil
kedua belah pihak. - Memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh)
hari.
- Memberitahukan tentang penetapan hari sidang penyaksian ikrar talak dengan memanggil
- Untuk perkara cerai gugat :
Memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari.
- Untuk perkara cerai talak :
PROSES PENYELESAIAN PERKARA :
- Permohonan kasasi diteliti kelengkapan berkasnya oleh Mahkamah Agung, kemudian dicatat dan diberi
nomor register perkara kasasi. - Mahkamah Agung memberitahukan kepada Pemohon dan Termohon kasasi bahwa perkaranya telah
diregistrasi. - Ketua Mahkamah Agung menetapkan tim dan selanjutnya tim menetapkan Majelis Hakim Agung yang akan
memeriksa perkara kasasi. - Penyerahan berkas perkara oleh asisten oordinator (Askor) kepada panitera pengganti yang menangani
perkara tersebut. - Panitera pengganti mendistribusikan berkas perkara kepada Majelis Hakim Agung masing-masing
(pembaca 1, 2 dan pembaca 3) untuk diberi pendapat. - Majelis Hakim Agung memutus perkara.
- Mahkamah Agung mengirimkan salinan putusan kepada para pihak melalui pengadilan tingkat pertama
yang menerima permohonan kasasi