PA Banyuwangi Dukung Sinergi Evaluasi KLA 2026

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat koordinasi penting terkait pelaksanaan evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026 pada Rabu, 25 Februari 2026. Pertemuan strategis ini bertempat di Aula Minakjinggo dan dihadiri oleh perwakilan berbagai instansi terkait di wilayah setempat. Agenda utama kegiatan ini adalah menyamakan persepsi antarinstansi guna memaksimalkan penilaian KLA di tingkat nasional. Seluruh klaster penilaian yang terlibat dalam program ini tampak antusias mendengarkan arahan dari pimpinan daerah. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen kuat Banyuwangi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari surat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor B-23/Setmen/TK.05/02/2026. Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menargetkan peningkatan predikat penilaian dari kategori Nindya menjadi kategori Utama. Target ambisius ini ditetapkan agar sejajar dengan delapan kabupaten atau kota lain di Jawa Timur yang telah mencapai peringkat tertinggi. Peningkatan predikat ini menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk bekerja lebih keras lagi dalam melayani kepentingan anak. Upaya perbaikan data dan dokumentasi menjadi fokus utama agar capaian prestasi daerah dapat meningkat secara signifikan tahun ini.

Rapat tersebut dibuka dan dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Banyuwangi, M.Y. Bramuda, S.Sos., MBA., MM. Dalam arahannya, beliau menyoroti bahwa Banyuwangi memiliki nilai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang cukup tinggi. Beliau menekankan bahwa prestasi tersebut harus dibarengi dengan bukti nyata berupa dampak atau outcome yang dirasakan langsung oleh anak-anak di lapangan. Kebijakan serta inovasi yang dijalankan setiap instansi dituntut agar lebih tajam, terukur, terarah, dan benar-benar berpihak pada hak-hak anak. Integrasi antara kemajuan teknologi dan implementasi kebijakan di lapangan menjadi kunci utama keberhasilan evaluasi KLA tahun ini.
Pengadilan Agama Banyuwangi turut serta secara aktif dalam pertemuan koordinasi tersebut. Diwakili oleh Panitera Muda Permohonan, M. Nur Prehantoro, yang hadir untuk mendengarkan arahan teknis. Keikutsertaan Pengadilan Agama Banyuwangi menegaskan dukungan terhadap program perlindungan dan pemenuhan hak anak di wilayah Banyuwangi. Kolaborasi lintas sektoral ini penting agar proses penilaian berjalan lancar dan seluruh kriteria evaluasi dapat terpenuhi secara akurat. Seluruh perwakilan instansi yang hadir berkomitmen untuk menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing demi kesuksesan evaluasi tahun 2026.
Setelah penyampaian sambutan dan arahan, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan teknis yang mendalam mengenai mekanisme penilaian. Sesi ini mencakup tata cara pengisian formulir evaluasi serta teknis pengunggahan dokumen pendukung ke dalam sistem KLA. Para peserta diberikan panduan lengkap agar setiap data yang diunggah memenuhi standar yang ditetapkan oleh kementerian terkait. Diharapkan melalui koordinasi yang baik, seluruh persyaratan administrasi dapat diselesaikan tepat waktu sebelum batas akhir pengumpulan. Semangat kolaboratif ini menjadi fondasi penting bagi Banyuwangi untuk meraih predikat Kabupaten Layak Anak kategori Utama di tahun 2026.