Sekretaris PA Banyuwangi Ikuti Hari Pertama Workshop KPA Merangkap PPK Tahun 2026

BANYUWANGI – Sekretaris Pengadilan Agama (PA) Banyuwangi mengikuti hari pertama Workshop Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Anggaran Tahun 2026 pada hari Senin, 18 Mei 2026. Berdasarkan Surat nomor 641/BSDK/DL1.6/V/2026, kegiatan edukatif ini diselenggarakan secara daring melalui media Zoom Meeting. Pelatihan intensif ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai dari hari Senin hingga Rabu, 18 sampai 20 Mei 2026. Keikutsertaan Sekretaris PA Banyuwangi dalam workshop ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan anggaran instansi. Sesi pembuka di hari pertama berjalan dengan sangat interaktif dan diikuti oleh berbagai satuan kerja dari seluruh Indonesia.

Workshop nasional ini menghadirkan narasumber ahli yang kompeten di bidang pengadaan barang dan jasa, yaitu Baihaki, S.Si., M.M. Pada sesi awal, narasumber membedah secara mendalam materi krusial mengenai tahapan perencanaan anggaran yang efektif dan efisien. Pemaparan materi tersebut dirancang secara sistematis agar para peserta dapat langsung mengimplementasikannya di satuan kerja masing-masing. Penjelasan dari narasumber dinilai sangat aplikatif karena langsung menyentuh pada penyelesaian kendala riil di lapangan. Partisipasi aktif dari KPA Banyuwangi menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang bersih serta transparan.

Fokus pembahasan pada hari pertama ini mencakup lima poin utama dalam manajemen perencanaan pengadaan pemerintah. Narasumber mengupas tuntas mulai dari proses identifikasi kebutuhan riil instansi hingga penyusunan spesifikasi teknis atau Kerangka Acuan Kerja (KAK). Selain itu, tata cara penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang akurat juga menjadi perhatian utama dalam diskusi. Peserta juga dibekali strategi mengenai pemaketan dan konsolidasi pengadaan agar anggaran dapat terserap secara optimal tanpa pemborosan. Rangkaian materi perencanaan ini diakhiri dengan teknis penginputan data ke dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (RUP).

Selain aspek perencanaan, workshop hari pertama ini juga mulai menyentuh materi teknis mengenai mekanisme E-purchasing. Pembahasan spesifik diarahkan pada tata cara melakukan negosiasi harga yang akuntabel melalui e-katalog pemerintah. Narasumber juga memberikan simulasi mengenai pelaksanaan mini kompetisi antar-penyedia jasa untuk mendapatkan penawaran terbaik. Pengetahuan baru ini dinilai sangat strategis untuk mempercepat proses pengadaan barang kebutuhan dinas kantor di tahun 2026. Sesi hari pertama ditutup dengan tanya jawab yang produktif demi mematangkan pemahaman Sekretaris PA Banyuwangi sebelum melanjutkan ke materi hari berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button